Senin, 24 Maret 2014


Cara install windows XP

Windows XP merupakan salah satu dari sistim operasi komputer yang masih sering digunakan sampai saat ini. Terdapat beberapa versi dari Windows XP diantaranya yaitu : windows xp home edition , windows xp professional edition, dan lain-lain. Windows XP  tergolong mudah dan tidak membingungkan dalam penggunaannya karena tampilannya mudah dimengerti oleh pengguna, selai itu Windows XP lebih ringan cara kinerjanya jika dibandingkan dengan sistim operasi windows lainnya. Masalahnya terkadang komputer/ laptop kita terkena virus yang sulit untuk dihilangkan segingga untuk mengatasinya harus meng install ulang Windows XP pada komputer / laptop kita.
Maka dari itu pada postingan kli ini saya akan menjelaskan cara install windows xp. Berikut ini adalah cara mudah install windows xp di sertai dengan gambar:
1. Anda harus menyediakan master windows xp yang ingin Anda install.
2. Masukkan master ke dalam drive pada komputer anda.
3. Kemudian Masuklah ke sistim BIOS komputer Anda untuk mengatur supaya prioritas utama boot adalah CD-Room. Ini bertujuan supaya ketika komputer/ laptop Anda direstart dapat langsung mendeteksi CD master windows XP. Cara pengaturannya yaitu : pilih CD-Room drive pada pilihan First boot priority, dan yang Second boot priority isikan dengan HDD (Hardisk). Kemudian andau save dan restart komputer Anda.
4. Selanjutnya setelah komputer direstart akan muncul tulisan "Press any key to boot from CD..." Anda tekanlan sembarang tombol supaya komputer memproses cd instalasi windows xp tersebut.
Proses Boot CD Master
Proses Boot CD Master
5. Kemudian akan muncul tampilan windows setup seperti pada gambar berikut ini:
Halaman Windows Setup
Halaman Windows Setup
  6. Jangan menekan tombol apapun dan tunggu sampai muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini. Terdapat pilihan yaitu pilihan untuk melanjutkan install Windows XP (Enter), pilihan untuk memperbaiki Windows XP (R) , dan pilihan untuk keluar dari setup (F3). Jika ingin melanjutkan penginstallan anda Tekan Enter.
Pilihan Install atau Repair Windows XP

Pilihan Install atau Repair Windows XP
7. Kemudian akan muncul halaman persetujuan. Untuk menyetujui proses Install tekan F8.
Halaman Lisensi Agreement
Halaman Lisensi Agreement
 
8. Maka Setelah anda tekan tomol F8 akan menuju ke halaman daftar partisi hardisk. Jika Anda belum pernah partisi hardisk Anda, maka yang tampil hanya drive C: saja. Tetapi jika Anda pernah partisi hardisk anda, maka akan muncul drive selain C:. tergantung berapa partisi yang telah Anda buat.
Halaman List Partisi Hardisk

Halaman List Partisi Hardisk
9. Sebaiknya Untuk install Windows XP Anda memilih drive C: Setelah itu tekan Enter. Jika Anda ingin partisi hardisk tekan tombol C, maka akan muncul seperti gambar berikut.
Halaman Partisi Hardisk

Halaman Partisi Hardisk
10. Ketiklah kapasitas yang ingin Anda buat. Jika kapasitas hardisk 80 GB dan Anda ingin membuat 2 partisi maka tulislah dalam satuan MB bukan GB.

11. Jika anda sudah yakin dengan partisi yang anda buat, tekanlah Enter. Sehingga akan muncul tampilan seperti gambar berikut ini:
Pilihan Format Hardisk

Pilihan Format Hardisk
12. Terdapat pilihan Format the partition using the NTFS file system (Quick) dan Format the partition using the NTFS file system. Pilih salah satu kemudian anda tekan Enter sehingga akan muncul seperti berikut ini:
Pilihan Lokasi Install Windows XP

Pilihan Lokasi Install Windows XP
13. Akan tampil pilihan drive yang akan Anda install Windows XP. Pilihlah drive C:. lalu  tekan Enter maka komputer akan melakukan format drive C:. Seperti pada gambar berikut:
Proses Format Hardisk Drive C:

Proses Format Hardisk Drive C:
 14. Sesudah proses pemformatan selesai, komputer akan mentransfer data dari CD master ke hardisk komputer, tepatnya di drive C:. Seperti pada gambar dibawah ini
Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
 15. Selanjutnya komputer akan merestart sendiri. Jika ingin lebih cepat tekan Enter.
Restart Komputer

Restart Komputer
 16. Jangan menekan tombol apapun sampai muncul tampilan logo Windows XP. Seperti pada gambar berikut ini:
Logo Windows XP

Logo Windows XP
 17. Langkah selanjutnya melakukan pengaturan sistem operasi.
Proses Install Windows XP

Proses Install Windows XP
 18. Lanjutkan dengan pengaturan pada Custimize dan Details tekan Next.
Halaman Seting Bahasa dan Regional

Halaman Seting Bahasa dan Regional
 19. Pada kolom nama dan organisasi anda isi terserah anda, klik Next.
Halaman Nama dan Organisasi

Halaman Nama dan Organisasi
20. Kemudian akan muncul halaman registrasi. Anda masukkan serial number windows xp. Biasanya tercantum pada cover Master CD. Kemudian anda klik Next.
Halaman Registrasi

Halaman Registrasi
21. Jika registrasi berhasil maka akan muncul halaman Admin dan password isi sesuai dengan keinginan anda, dapat juga di kosongi. Selanjutnya anda klik next maka akan muncul halaman tanggal dan waktu. Zona waktu pilihlah GMT+7.
Zona Waktu

Zona Waktu
22. Jika sudah maka akan muncul seperti berikut ini.
Proses Install

Proses Install
23. Tunggulah beberapa saat hingga muncul seperti pada gambar berikut.
Halaman Seting Network

Halaman Seting Network

24. Pilih Typikal setting kemudian klik Next maka akan tampil seperti berikut.

Pilihan Koneksi Domain

Pilihan Koneksi Domain
25. Selanjutnya akan muncul halaman Display Setting. Klik OK.
Adjust Screen

Adjust Screen
27. Akan memunculkan tampilan optimal pada komputer Anda, kemudian anda pilih OK.
Seting Resolusi Monitor

Seting Resolusi Monitor
28. Kemudian akan tampil logo windows xp.
Gambar Logo Windows XP

Gambar Logo Windows XP
29. Belum selesai Anda perlu mengatur beberapa setingan lagi untuk mengaktifkan windows xp. Anda tinggal menekan Next sampai muncul ucapan welcome pada layar monitor.
Halaman Welcome

Halaman Welcome
30. Instal windows xp sudah selesai, anda tinggal menginstall driver perangkat pendukung windows xp lainnya.
Halaman Desktop Windows XP

Halaman Desktop Windows XP

Demikian penjelasan cara Instal windows xp, semoga penjelasan di atas cukup jelas dan mudah di paham

Selasa, 18 Maret 2014

Visual Basic

Visual Basic
Paradigma: Berbasis objek
Pengembang: Microsoft
Rilis terbaru: Visual Basic 6 / 1998
Terpengaruh oleh: (Inggris) QuickBASIC
Mempengaruhi: Visual Basic .NET, Gambas, (Inggris) REALbasic, (Inggris) Basic4ppc
Sistem operasi: Microsoft Windows, MS-DOS
Situs web: msdn.microsoft.com

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).
Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.
Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.[1]
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.[1]
Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas.[1] Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.[1]

Sejarah

Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis perangkat lunak dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Visual Basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an.[2] Bahasa program tersebut tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer.
Sejak saat itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada berbagai platform komputer,[2] seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC, IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain.
Apple BASIC dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.).[2] Steve Jobs pernah bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk Atari). Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1 April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple. Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows. Pemrograman Visual Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.[2]
Hingga akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang terbaru, yaitu Visual Basic 2010. Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia tidak menghabiskan banyak memori.[2]
Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya.[3] Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil porting dari kode VB.[3] Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).[3]

Perkembangan Visual Basic

Visual Basic 1.0 dikenalkan pada tahun 1991. Konsep pemrograman dengan metode drag-and-drop untuk membuat tampilan aplikasi Visual Basic ini diadaptasi dari prototype generator form yang dikembangkan oleh Alan Cooper dan perusahaannya, dengan nama Tripod. Microsoft kemudian mengontrak Cooper dan perusahaannya untuk mengembangkan Tripod menjadi sistem form yang dapat diprogram untuk Windows 3.0, di bawah kode nama Ruby.
Tripod tidak memiliki bahasa pemrograman sama sekali. Ini menyebabkan Microsoft memutuskan untuk mengkombinasikan Ruby dengan bahasa pemrograman Basic untuk membuat Visual Basic.

Dari waktu ke waktu

  • 20 Mei 1991: Microsoft merilis Visual Basic versi 1.0 untuk Windows di Windows World 1991, Atlanta, Amerika Serikat. Programmer dapat membuat antar muka pengguna dengan mudah. Pembuatan aplikasi bisa lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Kode ditulis oleh programmer untuk memberikan aksi terhadap Event dari pengguna (bagaimana pengguna merespon kepada object yang terdapat di antar muka.
  • 2. 1 September 1992: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic for MS-DOS® dalam edisi Standard dan Professional. Seperti Visual Basic untuk Windows, versi ini mengkombinasikan kemudahan pendisainan secara grafis dengan kekuatan dan keunggulan dalam banyak hal di pemrograman
  • 2 November 1992: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Basic versi 2.0 untuk Windows pada edisi Professional dan Standard. Versi ini menyertakan lebih dari 300 fitur baru dan peningkatan untuk pengembangan aplikasi yang lebih cepat, pengaksesan ke fitur-fitur tingkat lanjut di Windows, dan produktivitas pengembang yang lebih besar lagi. Di antaranya: MDI Forms, ODBC, dan variabel
  • 14 Mei 1993: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 3.0 untuk edisi Standard dan Professional. Versi 3.0 menyediakan kemudahan akses ke berbagai sumber data yang banyak dengan mengintegrasikan mesin database Microsoft Access Database for Windows 1.1 dan kemampuan di bidang aplikasi melalui Object Linking and Embedding (OLE) 2.0. Juga ditambahkan tools baru berupa controls baru, penggunaan yang lebih mudah, dan sebuah peningkatan standarisasi control bagi
  • 29 Juni 1993: Microsoft mengumumkan bahwa Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) akan diintegrasikan ke dalam Microsoft Excel 5.0 dan Microsoft Project 4.0. Visual Basic akan melayani bahasa Macro yang umum di versi yang akan datang dari aplikasi-aplikasi untuk Windows dan Macintosh. Fitur Macro yang umum untuk aplikasi dan OLE 2.0, keduanya merupakan elemen penting di visi dan strategi Microsoft untuk aplikasi yang dapat diprogram —yang akan memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi, tugas-tugas otomatis, dan pembuatan solusi yang bersifat kostumais. VBA memiliki mesin pengembangan tangguh dan fleksibel yang sama yang membuat Visual Basic menjadi terkenal, teknologi pemrograman yang memperoleh
  • 14 November 1994: Visual Basic versi 4.0 untuk Windows didemonstrasikan di Fall/COMDEX ’94 di Las Vegas. Demonstrasi ini berfokus pada perannya sebagai aplikasi berbasis Windows 32-bit pertama yang menggunakan kontrol kostumais OLE (OCXs) — komponent perangkat lunak yang dapat digunakan kembali yang ditetapkan dengan spesifikasi OLE. Pada versi ini diperkenalkan: Class, OXC’s, dan programmer dapat membuat add-ins sendiri dengan
  • 12 September 1995: Visual Basic versi 4.0 untuk MS-DOS, Microsoft Windows NT®, dan Windows 95 diumumkan. Untuk meningkatkan edisi Standard dan Professional, maka Edisi Enterprise yang baru diperkenalkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan team pengembang. Semua versi menyertakan dukungan teknologi OLE yang lebih dikembangkan, perbaikan akses data, sebuah lingkungan pengembangan yang bersifat visual, dan migrasi ke Windows 95 dan Windows NT untuk aplikasi-aplikasi yang sudah
  • 7 Desember 1995: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic Scripting Edition (VBScript), sebuah bahasa skrip Internet berbasiskan pada Visual Basic. VBScript merupakan sebuah skrip dengan performansi yang tinggi yang didisain untuk membuat isi yang bersifat aktif pada suatu situs. VBScript membolehkan pengembang untuk mengaitkan dan mengotomatiskan berbagai jenis object di halaman situs, termasuk object OLE. VBScript menjadi sebuah spesifikasi yang diusulkan berlisensi gratis yang tersedia bagi komunitas
  • 3 Februari 1997: Microsoft membuka sistem pemrograman Visual Basic versi 5.0, Edisi Professional — tool versi terakhir yang paling terkenal di dunia untuk membangun aplikasi yang tangguh (Rapid Application Development RAD) tool. Fitur-fitur Visual Basic versi 5.0 terdiri dari sejumlah performansi yang signifikan dan peningkatan produktivitas yang akan membuat para pengembang lebih efisien dan fleksibel serta cepat dalam memberikan solusi bagi pengguna akhir. Fitur-fitur tingkat lanjut — seperti kompilasi berjenis native code, akses database berkecepatan tinggi, dan sebuah lingkungan pengembangan yang ditingkatkan — membuat Visual Basic versi 5.0 menjadi versi yang paling hebat. Sebagai tambahan, kemampuan teknologi pembuatan komponen Microsoft ActiveX® di Visual Basic versi 5.0 akan membolehkan lebih dari 3 juta pengembang menggunakan Visual Basic dalam membuat aplikasi yang berbasis pada komponen yang bertujuan untuk digunakan di Internet, intranets, dan lingkungan tradisional client/
  • 10 Maret 1997: Versi terakhir yang dirilis dari Visual Basic 5.0, Edisi Pembuatan Kontrol tersedia. Edisi Pembuatan Kontrol adalah cara mudah untuk membuat ActiveX Controls bagi Internet, intranets, dan aplikasi client/
  • 15 Juni 1998: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 6.0, dan dimasukkan ke dalam Microsoft Visual Studio® versi 6.0. Fitur-fitur Visual Basic versi 6.0 menyediakan pengaksesan data secara terintegrasi dan bersifat grafis ke sumber data (data source) ODBC atau OLE DB manapun, dan perangkat tambahan database yang didisain untuk database Oracle dan Microsoft SQL Server™. Fitur unggulan di versi ini adalah: ActiveX Data Objects (ADO) untuk memanipulasi dan membuat database. Fitur Pengembangan Situs membawa kemudahan dalam penggunaan, model pemrograman berbasis komponen dari Visual Basic untuk membuat HTML – dan Dynamic HTML (DHTML) – berbasis aplikasi. Fitur-fitur baru ini — dikombinasikan dengan optimisasi performansi, pengembangan aplikasi yang disederhanakan dan debugging, dan dukungan untuk Microsoft teknologi server — membuat Visual Basic versi 6.0 sebuah pilihan yang ideal untuk membangun aplikasi berskala
  • 2 September 1998: Visual Studio 6.0, solusi tool pengembangan lengkap berskala perusahaan tersedia. Visual Studio 6.0 menyertakan Visual Basic versi 6.0, Microsoft Visual C++®, Microsoft Visual FoxPro®, Microsoft Visual InterDev® Web, dan Microsoft Visual J++®. Bersamaan dengan diluncurkannya Developer Days ’98, lebih dari 115 perusahaan papan atas mengumumkan dukungan terhadap Visual Studio 6.
  • 28 April 1999: Lingkungan pengembangan VBA versi 6.0 dan Software Development Kit (SDK) VBA (SDK) versi 6.0 tersedia bagi vendor perangkat lunak pihak ketiga melalui program lisensi VBA. VBA 6.0 merupakan sebuah teknologi pengembangan yang tangguh untuk aplikasi yang dikemas secara kostumais dan merupakan sebuah komponen utama di Microsoft Office
  • 15 Februari 2000: Steve Ballmer, presiden yang baru saja ditunjuk dan CEO dari Microsoft Corporation, berbicara kepada lebih dari 2.000 pengembang dalam pidatonya pada Visual Basic Insiders Technical Summit (VBITS), menyatakan visi Microsoft terhadap situs yang dapat diprogram dan memaksa kembali komitmen perusahaan yang dalam terhadap para pengembang Visual
  • 11 Juli 2000: Microsoft menyampaikan Tool Platform .NET untuk XML Web Services. Dalam pidatonya yang ditujukan pada acara Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2000 yang kedelapan, Paul Maritz, wakil presiden kelompok dari Platforms Group di Microsoft, memperlihatkan Microsoft .NET Framework dan Microsoft Visual Studio .NET. Ini merupakan versi terakhir dari perangkat pengembangan yang digunakan di seluruh dunia, Visual Studio .NET menyediakan dukungan untuk pengembangan drag-and-drop terhadap XML Web Services. Secara bersama, kedua produk tersebut menyediakan produktivitas yang tinggi kepada para pengembang, suatu lingkungan yang terdiri dari banyak bahasa untuk pembangunan, pengantaran, dan pengintegrasian XML Web Services pada platform Microsoft .
  • 13 November 2000: Microsoft mengumumkan kemampuan Visual Studio .NET versi Beta 1. Dalam pidato acara COMDEX/Fall 2000, Bill Gates mengumumkan kemampuan versi beta pertama Visual Studio.NET dan .NET Framework, dua teknologi kunci untuk memungkinkan para pengembang membangun XML Web services pada platform .NET. XML Web services merupakan aplikasi dan komponen yang dibuat tersedia melewati situs dengan menggunakan XML dan Simple Object Access Protocol (SOAP), dan kunci yang dapat diprogram untuk membangun generasi masa depan Internet. Microsoft membuat Visual Studio .NET Beta 1 dan .NET Framework tersedia bagi jutaan pelanggan dan rekanan
  • 13 Februari 2002: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Studio .NET versi akhir.

Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)

Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung Pemrograman berorientasi objek , namun tidak sepenuhnya, Beberapa karakteristik obyek tidak dapat dilakukan pada Visual Basic, seperti Inheritance tidak dapat dilakukan pada class module, Polymorphism secara terbatas bisa dilakukan dengan mendeklarasikan class module yang memiliki Interface tertentu. Visual Basic (VB) tidak bersifat case sensitif.[4]

Desain Visual dan Komponen

Visual Basic menjadi populer karena kemudahan desain form secara visual dan adanya kemampuan untuk menggunakan komponen-komponen ActiveX yang dibuat oleh pihak lain.[5] Namun komponen ActiveX memiliki masalahnya tersendiri yang dikenal sebagai DLL hell,Pada Visual Basic .NET, Microsoft mencoba mengatasi masalah DLL hell dengan mengubah cara penggunaan komponen (menjadi independen terhadap registry

Rabu, 12 Maret 2014


Menghalau Kulit Keriput dengan Jus Bayam

Jus bayam
Jus bayam efektif mencegah kulit keriput.

SUMUTPOS.CO – Tak perlu diragukan lagi bahwa kandungan zat besi pada bayam yang tinggi, memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan tubuh. Selain itu, bayam juga berkhasiat dalam mencerahkan kulit dan mencegah penuaan dini. Selain zat besi, bayam juga mengandung karoten, asam amino, potasium, iodin, vitamin A,K,C, B kompleks, dan alkalin yang membantu menyeimbangkan pH dalam tubuh, agar kulit jadi lebih terjaga kecantikannya.
Berikut beberapa manfaat dari jus bayam untuk kecantikan kulit Anda;
1. Menyembuhkan jerawat
Jus bayam ternyata mampu membantu menyembuhkan jerawat. Blender daun bayam dan sedikit air.  Kemudian, oleskan jus bayam ke bagian wajah yang berjerawat. Diamkan selama 15-20 menit kemudian bilas dengan air bersih.
Masker jus bayam ini akan membersihkan kotoran dan minyak di wajah hingga kulit jadi terasa lebih bersih. Selain dioleskan, menghilangkan jerawat juga bisa dengan rajin mengonsumsi jus bayam. Agar rasanya lebih nikmat saat diminum, tambahkan saja tomat, wortel, mentimun, dan paprika merah ke dalamnya.
2. Anti-aging
Bayam memiliki banyak kandungan antioksidan, senyawa ini akan membantu menghilangkan radikal bebas dari kulit Anda. Sebab, radikal bebas akan membuat kulit mengalami penuaan diri sehingga bisa merusak kulit. Untuk menghilangkan radikal bebas dan mengurangi risiko penuaan dini, konsumsilah jus bayam supaya sel-sel kulit beregenerasi dengan baik.
3.Melindungi kulit dari sinar ultraviolet
Bayam mengandung banyak vitamin B kompleks yang membantu mencegah tanning dan melindungi kulit Anda dari sinar ultraviolet. Konsumsi jus ini dengan rutin untuk menghalau risiko akibat terlalu sering menggelapkan kulit dengan teknolongi tanning.
4. Mencegah lingkaran bawah mata
Kandungan vitamin K dan folat pada bayam bermanfaat untuk membantu menghilangkan lingkaran bawah mata dan memar-memar di bagian kulit lainnya. Bila Anda rajin mengonsumsi bayam, seiring waktu kulit tubuh akan terlihat lebih sehat dan cerah. Bagi yang sering mengalami kulit gatal dan kering, sangat disarankan untuk mengonsumsi jus bayam juga untuk membantu mengatasi masalah-masalah kulit tersebut. (NET)

Sabtu, 18 Januari 2014

                           

                  Start
               

        nip,nama= “
      gaji,jlh,tot harga= 0
                    

           Read= nip
                    

              nip=nip          
                                
                 ‘001’                       
                                                                                                                      
                    
                     nip=nip                nip=nip             ‘nama”
            nama ‘ucok’            ‘002’                   ‘003’                    gaji= 0
          gaji=1000000          
                                                     
                    
           nama ‘Donni’            nama’eko’                   
                    
          gaji=2000000           gaji=3000000          
                   
                                                                           
                   
                                                                             
                    0