Rabu, 02 Juli 2014

Falcao Pelengkap Trio Maut Madrid

Falcao Pelengkap Trio Maut Madrid

Radamel Falcao Garcia Zarate (Foto: Eric Gaillard/REUTERS) Radamel Falcao Garcia Zarate (Foto: Eric Gaillard/REUTERS) MONACO – Trio BBC (Karim Benzema-Gareth Bale-Cristiano Ronaldo) dianggap tiga serangkai lini gempur kurang yang tepat apalagi sempurna buat Real Madrid – setidaknya menurut mantan bek, Ricardo Carvalho. Mesti ada pergantian dan rekrutan yang tepat untuk menyempurnakannya adalah Radamel Falcao.

Seiring santernya rumor El Tigre untuk pindah dari AS Monaco ke Santiago Bernabéu, Carvalho menyiratkan dukungannya jadi pelengkap trio maut bersama Ronaldo dan Bale dan itu artinya, Benzema mesti rela tempatnya digusur Falcao.

“Semua orang tahu bahwa Cristiano pemain terbaik di dunia dan juga yang seorang profesional terbaik. Dalam hal profesionalisme, Falcao pemain yang paling bisa mendekati. Dia akan punya karier panjang karena dia punya kepedulian yang besar terhadap banyak hal,” ujar Carvalho.

Meski nampaknya akan sulit buat Monaco melepas Falcao, Carvalho tetap menegaskan bahwa El Real, tetap butuh pelengkap macam Falcao jika ingin sukses di tiga kompetisi yang akan tetap mereka jalani musim depan.

“Cristiano, Bale dan Falcao akan jadi trio serangan yang paling ditakuti dalam sejarah sepakbola. Tapi akan lebih baik (buat Monaco) jika Falcao bertahan,” tambahnya, sebagaimana dinukil Football-Espana, Senin (30/6/2014).

“Saya pikir Falcao adalah kepingan yang hilang untuk menyempurnakan serangan Madrid. Cristiano pemain terbaik dunia, Bale pemain yang sangat bagus dan Falcao merupakan penyerang terbaik saat ini. Saya seorang bek dan saya tak mau menghadapi mereka!,” tuntas Carvalho.

Senin, 09 Juni 2014

Jelang Piala Dunia, Konstruksi Bangunan Monorail di Brasil Rubuh

Jelang Piala Dunia, Konstruksi Bangunan Monorail di Brasil Rubuh

 
Ilustrasi monorail (foto: Reuters) Ilustrasi monorail (foto: Reuters) SAO PAULO - Jelang Piala Dunia sebuah bangunan konstruksi monorail rubuh dan menewaskan satu oang pekerja di Sao Paulo, Brasil. Diduga tewasnya pekerja tersebut akibat tertimpa oleh sejumlah beton yang jatuh dari konstruksi tersebut.

Mengutip Time, Selasa (10/6/2014), pihak berwenang setempat pun sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui menyebab rubuhnya konstruksi bangunan monorail tersebut.

Rencananya pembangunan monorail tersebut akan menghubungkan kota Congonhas yang dapat diakses melalui tiga jalur saat perhelatan Piala Dunia dimulai pada 12 Juni 2012.

Saat ini, para pekerja sudah mencapai batas akhir waktu pengerjaan untuk pembangunan fasilitas pendukung piala dunia di Brasil. Selama proses pembangunan berlangsung, sekira delapan orang telah dilaporkan tewas.

Insiden tersebut menandai serangkaian kecelakaan terbaru yang muncul saat Brasil harus siap menjadi tuan rumah turnamen sepakbola internasional, yang akan membawa sekira jutaan wisatawan ke negara tersebut

Mouse 16 Tombol untuk Menjawab Evolusi Gameplay

Mouse 16 Tombol untuk Menjawab Evolusi Gameplay

Mouse 16 Tombol untuk Menjawab Evolusi Gameplay Roccat, mouse gaming 16 tombol (foto: Ist) HAMBURG  - Roccat,  mouse gaming bakal menjawab kebutuhan dalam pengalaman gaming masa kini yang menyajikan dimensi permainan lebih kompleks dari sebelumnya. Menghadirkan mouse dengan nama 'Roccat Tyon' para gamer bakal merasakan pengalaman baru dengan menggunakan 16 tombol.

Seperti diketahui, pengalaman gaming masa kini mengharuskan para gamer untuk beradaptasi dengan banyak dimensi gameplay. Baik di darat, laut, udara, dalam ruangan - gamer harus menguasai setiap dimensi agar mampu bersaing dan menang.

Karena itulah, dengan dilengkapi dengan 16 tombol yang dapat diatur, 31 fungsi unik, dan tingkatan kustomisasi yang hampir tanpa batas berkat tombol khusus ROCCAT EasyShift[+], ROCCAT Tyon menciptakan tren baru tentang bagaimana bermain game.

Pendiri sekaligus CEO ROCCAT, René Korte mengatakan, Tyon menyediakan akses yang sangat sederhana untuk menghadirkan fitur-fitur canggih yang dibenamkan di dalamnya. Bentuk ergonomis yang nyaman untuk digunakan tangan kanan, berikut pengujian mendalam untuk skema penempatan tombol membuat mouse gaming ini sebagai karya fenomenal dengan rancang bangun yang luar biasa.

"Menyerang, berlari, bertarung tangan kosong atau dengan senjata, mengendalikan kendaraan tempur, semua diakomodasi oleh X-Celerator, solusi untuk pemain yang selama ini dibuat frustrasi karena terbelenggu segudang perintah keyboard yang rumit,” ujar Rene Korte, dalam keterangan yang diterima Okezone, Sabtu (7/6/2014).

Tyon juga membawa fitur lain yang sangat unik yakni Dorsal Fin, tombol dua-klik di belakang roda mouse, memungkinkan jari tengah beraksi dengan nyaman, meniadakan keharusan perubahan posisi tangan yang signifikan. "Dan sekali lagi, mouse ini secara taktis mengambil alih dua aksi tambahan yang biasanya dilakukan dengan keyboard," jelasnya.

Menurutnya, Tyon adalah keajaiban dari kekuatan dan efisiensi, dengan 576kB memori onboard untuk memastikan penyimpanan yang memadai untuk sejumlah pengaturan dan macro, dan 8200 DPI Pro-Aim Laser Sensor untuk presisi, kecepatan, dan akurasi yang tak tertandingi.

Tyon dirancang untuk para gamer yang siap merasakan tingkat kendali dan presisi yang lebih tinggi, dirancang dan dibuat dengan berbulan-bulan pengujian, penyetelan, dan penyempurnaan, menggunakan umpan balik dari orang-orang terbaik dalam dunia PC gaming.

“Ini adalah contoh ideal bahwa ROCCAT bukan hanya mendengarkan keinginan gamer, namun juga mewujudkannya melalui kerja keras untuk menghadirkan produk-produk terbaik. Kami sangat gembira untuk membawa Tyon kepada Anda semua, " lanjut René.
(amr)

Manusia Tertua di Dunia Hembuskan Nafas Terakhir

Manusia Tertua di Dunia Hembuskan Nafas Terakhir


 
 Alexander Imich (Foto:Reuters) Alexander Imich (Foto:Reuters) NEW YORK - Pria tertua dunia Alexander Imich akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Eks ahli kimia tersebut meninggal di usia 111 tahun.

Menurut keponakan Imich, Karen Bogen, Imich meninggal pada Minggu 8 Juni di kediamannnya, di Manhattan, New York. Demikian dilansir dari Fox News, Selasa (10/6/2014).

Sebelum meninggal, Bogen mengaku sempat menggunjungi pamannya tersebut. Dari situlah, Bogen mendapat kabar bahwa kesehatan Imich semakin menurun.

Imich lahir pada 1903. Dia merupakan orang Polandia yang kabur ke AS akibat serangan NAZI.

Imich tiba bersama istrinya tinggal di AS sejak 1951. Istri Imich meninggal pada 1986.

Dalam sebuah wawancara Imich mengakui, gen yang baik dan gaya hidup sehat sangat berpengaruh adalah rahasia umur panjang miliknya.

12 Emiten Peraih MNC Business 2014

12 Emiten Peraih MNC Business 2014


 
Ilustrasi: (Foto: Okezone) Ilustrasi: (Foto: Okezone) JAKARTA - MNC Business Award 2014 adalah ajang tahunan yang diadalan olej MNC Business sejak 2013. Dalam ajang ini MNC Business memberikan penghargaan kepada para emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), berdasarkan nilai fundamental perusahaan yang baik, diikuti keaktifan pergerakan harga sahamnya di BEI dalam teknikal analis.

Sebagai keabsahan penilaian dalam MNC Business Awards 2014, emiten yang berhasil masuk dalam nominasi masing-masing katagori telah melewati tahap. Dengan melibatkan penilaian terhadap, Kinerja Keuangan tahun buku 2013, persaingan usaha dan transformasi bisnis, dan tata kelola perusahaan atau Good Coorporate Gobernance (GCG).

Dalam MNC Business Award 2014, yang diselenggarakan di JW Luansa Hotel, Jakarta, Senin (9/6/2014), memberikan spesial penghargaan dengan kategori CEO terbaik 2014, di mana penghargaan tersebut disandang oleh Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), Dwi Soetjipto.

Selain itu, MNC Bussiness memberikan 12 kategori kepada emiten di BEI, diantaranya:
1. Best listed company agriculture forestry and fishing sector: PT Astra Agro Lestari Tbk,
2. The best losted company mining and quarriying sector : PT Indo Tambangraya Megah Tbk,
3. The best listed company manufacturing basic industry sector: PT Semen Indonesia Tbk,
4. The Best listed company manufacturing sector consumer goods industry: PT Unilever Indonesia Tbk,
5. The best listed company finance and insurance sector: PT Bank Rakyat Indonesia Tbk,
6. The best listed company manufacturing sector miscellaneous industry : PT Astra International Tbk,
7. The best listed company real estate sectory: PT Bumi Serpong Damai Tbk,
8. The best listed company construction sector: PT Tower Bersama Infrastructur Tbk,
9. The best listed company transportation, communication, electric and Gas Services sector : PT Perusahaan Gas Negara Tbk,
10. The best listed company services sector: PT Media Nusantara Citra Tbk,
11. The best listed company wholesale trade sector: PT AKR Corporindo Tbk,
12. The best listed company retail trade: PT Ace Hardware Indonesia

 
#include "iostream.h"
#include "string.h"
void main(){
        char kode; char lagi='y';char nama [30]=" ";
        long jumlah,total=0,harga=0;
        long disc=0,tbayar=0;
        while(lagi=='y'){
                  cout<<"\nMenghitung Pembayaran Tagihan Air\n----------------------------\n";
                  cout<<"kode :";cin>>kode;
                  if(kode=='0110'){
                              strcpy(nama "Aldyan");harga=5000;
                  }else if(kode=='0111'){
                              strcpy(nama "Eko");harga=9000;
                  }else if(kode==0112){
                              strcpy(nama "Andri");harga=15000;
                  }else {
                             strcpy(nama,"");harga=0;
                  }
                  cout<<"\n Nama    :"<<nama;
                  cout<<"\n Harga    :"<<harga;
                  cout<<"\n Jumlah  : ";cin>>jumlah;
                  total=biaya beban+jumlah pemakaian*harga;
                  if(total>1000000){
                              disc=0,1*total;
                 }else {
                              disc=0;
                 }
                 cout<<"\nDiscount                 :"<<disc;
                 tbayar =total-disc;
                 cout<<"\nTotal pembayaran   :"<<tbayar;
                 cout<<"\n\nInput data lagi[Y/T]:";cin>>lagi;
                 }

       }

        
   




Kamis, 29 Mei 2014

Penantian La Decima Madrid Berakhir di Da Luz


Penantian La Decima Madrid Berakhir di Da Luz

 
Perayaan juara Liga Champions Real Madrid (foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS) Perayaan juara Liga Champions Real Madrid (foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS) LISBON – Penantian 12 tahun La Decima Real Madrid berakhir sudah. Sempat tertinggal 0-1 di babak pertama, akhirnya Madrid memastikan diri meraih gelar Liga Champions 2013-2014 dengan menang atas Atletico lewat skor 4-1 (lewat perpanjangan waktu).

Madrid sempat tertinggal lewat gol yang dicetak oleh Diego Godin pada menit ke-35. Namun gol yang dilesakkan oleh Sergio Ramos di penghujung laga, membuat asa Madrid meraih La Decima kembali hidup.

Benar saja, ketika memasuki perpanjangan waktu Madrid membuat tiga gol, yang masing-masing dicetak oleh Gareth Bale, Marcelo, dan penalti Cristiano Ronaldo. Madrid pun berhak mengangkat trofi si Kuping Besar.

Jalannya pertandingan
Seperti diprediksi sebelumnya, Ancelotti memasang trio BBC (Karim Benzema, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo) meski beberapa kabar yang mengatakan bahwa Benzema dan Ronaldo diragukan tampil. Yang begitu disesalkan di kubu Madrid adalah dengan absennya Pepe di lini belakang. Dia digantikan Raphael Varane.

Sementara di kubu Atletico, Diego Simeone akhirnya memasang Diego Costa di lini depan sejak menit pertama dan menduetkannya dengan David Villa. Sebelumnya Diego Costa mengalami cedera otot dan sempat berobat ke Serbia.

Pada jalannya pertandingan, kedua tim masih mencoba mencari celah dan kelemahan dari masing-masing lini bertahan. Sehingga bola lebih sering bergulir di lini tengah dan belum ada peluang yang membahayakan di lima menit pertama.

Bencana dini didapat oleh Atletico. Tepat di menit kesembilan, Simeone menarik Diego Costa dan menggantikannya dengan Adrian Lopez. Nampaknya cedera yang dialami pemain naturalisasi Spanyol itu belum sepenuhnya pulih.

Setengah jam pertandingan berlalu, kedua tim mulai meningkatkan tempo permainan. Lini pertahanan dari kedua tim terlihat goyah. Di Madrid, Sergio Ramos sempat beberapa kali melakukan kesalahan yang membahayakan di kotak penalti.

Sedangkan Atletico, nyaris kebobolan, ketika Gareth Bale memotong bola operan Thiago Mendes. Sayang bola hasil curiannya tersebut masih melebar, ketika Miranda berhasil membuat momentum Bale hilang.

Atletico yang tampil lebih dominan akhirnya mendapatkan gol keunggulan, ketika memasuki menit ke-35. Diego Godin berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Casillas, yang melakukan kesalahan karena terlalu jauh keluar dari gawangnya.

Bola liar hasil sundulan Godin menyusuri gawang Casillas yang tak bertuan, sang kiper berupaya mengejarnya dan sempat mengeluarkan bola. Sayang, bola telah masuk lebih dulu, dan Godin tercatat sebagai pencetak gol.

Usai tertinggal, Madrid belum menemukan bentuk permainannya. Sementara Atletico yang bermain lepas, tetap membuat El Real tertekan. Namun hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan Atletico bertahan hingga turun minum.

Lepas jeda, Madrid mendapatkan peluang melalui manuver Di Maria. Pemain internasional Argentina itu akhirnya dijatuhkan oleh Miranda beberapa meter di depan kotak penalti. Ronaldo kembali menjadi eksekutor, namun bola sepakannya masih bisa ditepis Courtois.

Menit ke-58, Atletico kembali membangun serangan. Salah satu yang mengancam adalah tendangan yang dilepaskan Adrian, sayang masih melebar karena membentur bek Madrid. Sementara sepak pojok yang didapat tak membuahkan hasil.

Ancelotti coba membuat perubahan dengan memasukkan Marcelo dan Isco yang menggantikan Coentrao dan Khedira pada menit ke-58. Kedua pemain ini sedikit membuat permainan Madrid lebih mengancam.

Waktu semakin sempit untuk Madrid dalam mengejar ketertinggalan. Berbagai upaya mereka lakukan. Bahkan perubahan serangan terjadi di kubu Madrid, di mana mereka mengandalkan umpan pendek satu-dua di sekitar pertahanan Atletico.

Bale kembali mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-73. Akan tetapi, tendangan mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut masih melebar di samping kiri gawang Courtois.

10 menit menjelang pertandingan usai, pertahanan Atletico lebih tertekan lantaran upaya El Real yang terus menerus melakukan serangan. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat gawang Courtouis aman dari kebobolan.

Namun di penghujung laga, Madrid menunda pesta Atletico untuk merayakan gelar Liga Champions pertama mereka. Ketika Ramos membuat gol pada menit ke-90+4. Gol berawal dari eksekusi sepak pojok yang dilesakkan Luka Modric. Ramos tanpa ampun menyundul bola, yang tak mampu ditepis oleh Courtois. Gol Ramos pun memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Memasuki perpanjangan waktu, Madrid tampil lebih dominan dengan mengurung pertahanan El Atleti. Salah satu peluang didapat oleh Ronaldo, yang lagi-lagi datang dari set pieces

Dan tendangannya kali ini masih membentur pagar betis. Ronaldo sempat protes karena dia menilai bola tendangannya mengenai tangan salah satu bek Atletico. Skor 1-1 bertahan di perpanjangan waktu pertama.

Di 15 menit kedua, pertandingan masih dikuasai oleh Madrid. Namun, Atletico yang tampil lebih bertahan dan membuat penumpukkan pemain di kotak penalti mereka, sesekali melakukan serangan balik.

Namun pertandingan berakhir indah ketika Bale berhasil wujudkan mimpi La Decima menjadi kenyataan lewat golnya pada menit ke-111.

Berawal dari manuver yang dilakukan oleh Angel Di Maria di sisi kanan pertahanan Atletico, pemain internasional Argentina itu mampu melewati bek Atletico dan melepaskan tendangan. Bola sempat mengenai Courtuis, dan menjadi liar.

Bale yang berada di pojok kiri dengan kawalan Alderweireld, menyundul bola ke gawang yang tanpa kawalan. Madrid pun memimpin dengan skor 2-1.

Keunggulan 2-1 tak membuat Madrid puas, sebaliknya Atletico yang terlihat lelah seakan membiarkan Marcelo menciptakan peluang. Benar saja, dengan bebas Marcelo pada menit ke-118 masuk ke kotak penalti lawan dan menceploskan bola melalui kaki kirinya, yang tak mampu dihalau Courtois.

Atletico melakukan kesalahan setelah Diego Godin menekel Ronaldo di kotak penalti. Pemain berjuluk CR7 ini pun tanpa kesulitan membuat golnya yang ke-17 sepanjang Liga Champions musim ini digelar.

Gol dari Ronaldo pun menjadi akhir drama El Derbi Madrileno yang berlangsung di Stadion Da Luz. Sekaligus mengakhiri penantian Madrid meraih La Decima selama 12 tahun.